Tampilkan postingan dengan label Berita Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Utama. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2017

Ikut Pramuka, Tiga Murid MI di Ponorogo Tenggelam


info mediartPonorogo – Tiga murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Jonggol Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jatim menjadi korban saat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler
Ketiga korban tersebut Shinta siswa kelas IV MI Jonggol tewas, sedangkan dua siswi lainnya, Lusiana dan Maratus Sholiha, keduanya duduk di kelas V Mi Jonggol, harus menjalani perawatan di RSUD dr Harjono Ponorogo karena kondisinya kritis.
Mengutip beritajatim.com, Sabtu (25/2)  peristiwa ini berawal dari kegiatan ekstrakulikuker kepramukaan di MI Jonggol. Para siswa diawasi oleh pembina, Haris Majid, Rina Mufida, Kholid dan Asnia.
Saat pelatihan pramuka, keempat pembina mengajak beberapa murid ke sungai setempat dengan maksud pengenalan terhadap alam.
“Karena tak hati-hati dan kurangnya ketepatan memprediksi kedalaman Dam/sungai, akhirnya tiga siswi tenggelam. Pasalnya kedalaman sungai tersebut mencapai 170 sentimeter,” kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, kepada Sabtu (25/2/2017).
Dia mengatakan, satu siswi tewas di lokasi. Sementara dua lainnya masih kritis dan dirawat intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo. Namun demikian, lanjut dia, belum ada koordinasi apakah kasus akan dilanjut hukum atau tidak. “Masih dibicarakan. Apakah lanjut atau tidak,” pungkasnya
Read more

Ponorogo, Polisi dan Komunitas RPC Turun Tangan Lakukan Penambalan Jalan Berlubang


info mediaPenyebab kecelakaan laluluntas (Lakalantas) salah satunya adalah kondisi. Itulah sebabnya jajaran satlantas Polres Ponorogo bersinergi dengan Komunitas Reog Pajero Community (RPC) melaksanakan bakti sosial penambalan jalan berlubang di perempatan jetis, Ponorogo, Sabtu (25/02) pagi.
"Kegiatan ini merupakan upaya nyata dari satlantas Polres Ponorogo untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama yang di sebabkan karena jalan rusak atau berlubang," terang Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Wiliam Tamrin Simatupang.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Pihaknya sengaja menggandeng Komunitas PRC sebagai upaya untuk menumbuhkan sinergitas antara Satlantas dengan anggota komunitas dari Clup Pajero teesebut.
"Dengan dilaksanakannya kegiatan ini di harapkan hubungan antara Satlantas dan komunitas RPC  lebih sinergis, sehingga dengan hubungan yang baik akan mudah dalam menyampaikan misi dan visi kita dalam menciptakan Kamseltibcarlantas khususnya di wilayah Ponorogo," paparnya.
Lebih lanjut Kasatlantas yang baru menjabat beberapa minggu lalu di Polres Ponorogo ini berharap kepada RPC agar bisa menjadi komunitas pelopor keselamatan berlalu lintas.
Selain itu dia juga berharap dengan kagiatan baksos tersebut dapat memberikan tauladhan atau contoh bagi masyarakat Ponorogo.
"Kabupaten Ponorogo banyak dijumpai jalan berlubang. Masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dengan melakukan upaya maupun penambalan secara langsung untuk menekan angka laka - lantas. Dihimbau kepada masyarakat agar jangan menggunakan cara yang kurang santun, seperti menami pohon pisang dan lain-lain, "tandasnya.
Sementara itu, salah satu anggota RPC saat dimintai keterangan menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung program Satlantas Polres ponorogo.
"Hal itu dibuktikan dengan peran aktif RPC ikut berperan aktif dalam upaya menciptakan kamseltibcarlantas sebagai wujud kepedulian untuk menekan dan meminimalisir Laka-lantas di wilayah hukum Polres Ponorogo," pungkasnya.
Read more

Jumat, 24 Februari 2017

Putar Lagu Genjer-genjer, Swalayan di Ngawi Didatangi Banser dan Anggota Dewan


info mediaNGAWI – Akibat memutar lagu Genjer-genjer, Swalayan Tiara yang terletak di tengah Kota Ngawi harus berurusan dengan Banser. Genjer-genjer merupakan lagu yang identik dengan PKI (Partai Komunis Indonesia).
Peristiwa ini terjadi Senin malam (20/02) kemarin di stand buku alat tulis (stationery). Saat lagu itu diputar, ternyata salah satu pengunjung menceritakan hal tersebut pada pengurus cabang Ansor Ngawi. Laporan tersebut akhirnya sampai ke Ketua Cabang Ansor Ma’sun Fuad, yang kemudian ditindaklanjuti dan diteruskan ke salah satu anggota dewan setempat, Dimas Alfinoor Rohmadi, S.Sos.
Selanjutnya politikus yang juga ketua PPP Cabang Ngawi itu bersama perwakilan dari Banser langsung mendatangi manajemen Swalayan Tiara, Selasa (21/02). Rombongan kemudian diterima karyawan dari swalayan tersebut.
Mereka kemudian mengecek komputer yang biasa digunakan untuk memutar lagu-lagu. Benar saja, ada judul lagu yang dilarang oleh pemerintah tersebut.
Menurut M. Ridwan, salah satu anggota Banser, direktur swalayan sedang tidak ada di tempat saat rombongan mendatangi toko modern tersebut.
“Tadi dari pihak swalayan berjanji akan menghapus file lagunya, tetapi menunggu direktur datang,” jelasnya.
Pihak Banser kemudian jikmemberikan waktu sampai hari Rabu kepada manajemen untuk menghapus lagu Genjer-genjer tersebut.
Sumber : www.zonasatu.com
Read more

Semalam Maling Bobol 3 Rumah Warga Pandak, Balong PONOROGO

Kpolsek Balong bersama anggota melakukan olah TKP di salah satu rumah korban


info media
PONOROGO - Dalam waktu semalam tiga rumah di Desa Pandak, Kecamatan Balong dibobol maling, Kamis (23/02/2017) dan berhasil mengondol berbagai barang berharga dari ketiga rumah korban.Maling berhasil membobol rumah milik Sabaruddin, warga RT/RW 03/01,Dukuh Kresek, Desa Pandak. Kejadian diketahui korban saat korban pulang dari masjid dan mendapati pintu rumah bagian belakang dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan, handphone merk Sony Z3, handphone Samsung tab 3 telah raib begitu juga dengan uang Rp 400.000,00, juga digondol maling.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi Rp. 16.400.000,-
Dirumah Febi Amanda, maling berhasil membawa kabur sepeda motor miliknya MIO GT thn 2013 warna merah No Pol AE 2204 VL dan laptop merk Accer, ditaksir korban mengalami kerugaian materi Rp. 12.300.000,-
Sementara dirumah Giso maling berhasil menggasak perhiasan emas berupa anting anting seberat sekitar 1 sampai 2 gram, korban diaksir mengalami kerugian materi sebesar Rp. 500.000,-
“Saat ini kasus masih dalam penanganan Satreskrim Polres Ponorogo,”ucap Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto.

Read more

Sang Sopir Kehilangan Kendali, Sebuah Mobil Sasak 9 Motor di Ponorogo


info mediaHilang kemdali, sopir mobil Mitsubishi kuda AE 1051 SF sasak 9 motor di pinggir jalan raya besar, Kamis (23/2/2017). Tepatnya di depan pintu keluar Terminal Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Adalah Marnu (49),warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Pulung yang menyasak 9 motor di lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian yang muncul jutaan rupiah.

Peristiwa ini berawal dari Marnu berjalan dari timur atau Kecamatan Pudak, berbelok kekiri ke terminal Pulung. Namun naas,  sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan akhirnya menabrak kendaraan yang sedang terpakir di sisi kanan jalan.

"Untung tidak ada korban jiwa. Tapi kerugiannya puluhan juta. Karena yang rusak ada sembilan motor," kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Kamis petang.

Sudarmanto menjelaskan, puhak Polsek Pulung sudah memediasi antara
Pegemudi Mitsubishi kuda dengan pemilik 9 R2 yang rusak, Pengemudi Mitsubishi sanggup mengganti/memperbaiki kerusakan kendaraan dan langsung dibawa ke Dealer Ponorogo. "Jadi memang langsung diamankan. Motor dibawa ke dealer. Diperbaiki dan ditanggung sopir yang menabrak," pungkasnya. 
Read more

Kamis, 23 Februari 2017

Puspen TNI Bertindak Atas Ancaman Iwan Bopeng


info mediaPusat Penerangan (Puspen) TNI menyikapi ancaman Iwan Bopeng terhadap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Sang fenomenal iwan sdg diproses videonya yg ternyata tdk dilakukan hanya di satu TPS saja,” kata Puspen TNI di akun Twitter @Puspen_TNI.

Puspen TNI ini memberikan pernyatan itu dengan mengutip berita dari gosumbar.com berjudul “Polisi Proses Video “Iwan Bopeng Kotak-kotak” Sesumbar Potong Tentara”. Beberapa netizen ikut memberikan komentar mendukung langkah TNI dalam menyikapi ancaman pendukung Ahok-Djarot ini terhadap anggota TNI.

DivHumas Anti Cebong‏@NegeriDagelanz: @jaydhi39 iyah makanya kita kudu titip ke @Puspen_TNI spya ga terulang, dan bikin kapok ntu ahoker iwan bopeng #BaniTaplak

save NKRI #MCA‏@mujahid1500h: @Puspen_TNI baravo utk baju hijau TNI

PENGEMBANG DP 0 %‏@Adot1998: @Supadi_26 @Puspen_TNI dijadikan samsak aja tuh selama sebulan setiap apel satu batalyon tabok satu kali biar kapok tuh

Tukang RT @Tukang_eRTe: @Puspen_TNI jangan kasi kendor pak. Biar ada efek jera & ke depannya orang2 spt iwan bisa dan lebih menghormati tentara. #RakyatBersamaTNI. 
Read more

Polisi Madiun Gagalkan Penyelundupan Miras Siap Edar


info mediaMADIUN - Aparat Polsek Jiwan, Polres Madiun Kota berhasil menyita ratusan liter minuman keras (miras) jenis arak Jawa yang hendak diselundupkan guna diedarkan di wilayah Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur.
Kapolsek Jiwan, AKP Eko Sugeng Rendra mengatakan, ratusan minuman keras tersebut dibawa oleh dua orang kurir, TM dan TA warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
"Minuman keras tersebut diangkut dengan kendaraan minibus yang disimpan dalam 20 jerigen. Kini kedua pelaku, ratuan liter minuman keras dan minibus kami tahan untuk proses lebih lanjut," ujar AKP Eko Sugeng kepada wartawan, Kamis (23/2/2017).
Kepada polisi, kedua pelaku mengaku hanya mendapat tugas mengantarkan 20 jerigen berisi 600 liter arak Jawa kepada salah seorang pemasok di Kota Madiun. Sesuai rencana, miras yang diduga dari Bekonang, Sukoharjo tersebut akan diedarkan ke sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Madiun.
"Rencananya arak Jawa itu akan dijual ke wilayah Madiun, terlebih di sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kota Madiun dan sekitarnya," kata dia.
Akibat perbuatannya, kedua pelaku dinilai melanggar perda kabupaten setempat dan akan dikenai hukuman tindak pidana ringan.
Keduanya dijerat Pasal 20 juncto Pasal 28 Perda Kabupaten Madiun Nomor 5 tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Keras dengan hukuman maksimal tiga bulan kurungan penjara.
Eko berjanji pihaknya akan rutin melakukan razia dan patroli di wilayah hukumnya yang merupakan jalur perbatasan antarkabupaten sehingga rawan penyelundupaan minuman keras dari luar daerah. Upaya tersebut dilakukan guna menekan adanya penyakit masyarakat termasuk di antaranya peredaran minuman keras, perjudian, dan prostitusi.
Read more

TNI Tambah Pilot F-16 Yang Akan Bertugas Di Lanud Iswahjudi Magetan


info media TNI AU menambah satu penerbang pesawat tempur F-16 yang memperkuat pertahanan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Adalah Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso yang dinyatakan lulus dan siap menjadi pilot pesawat tempur F-16 dan akan betugas di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, Jawa Timur untuk
"Yang bersangkutan telah lulus Konversi ke-8 di Lanud Iswahjudi Magetan selama setahun. Diharapkan dengan bergabungan Lettu Pnb Dio Prakoso semakin memperkuat pertahanan udara di tubuh TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan," ujar Komandan Lanud Iswahjudi Magetan Marsekal Pertama TNI Andyawan MP kepada wartawan, Kamis (23/2/2017).
Penerbang baru F-16 Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso telah lulus menjalani pendidikan transisi (konversi) dari penerbang pesawat latih Charlie dan tempur T-50 Golden Eagle selama satu tahun.
Sesuai data yang ada, Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso sebelumnya telah memiliki 127 jam terbang menjadi pilot di pesawat latih Charlie. Selain itu, ia juga telah memiliki 240 jam terbang menjadi pilot pesawat tempur T-50 Golden Eagle dan 130 jam terbang dengan pesawat tempur F-16.
Dengan bertambahnya satu penerbang tersebut, kini Skadron Udara 3 TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan telah memiliki 14 penerbang pesawat tempur F-16.
Sebelumnya, penerbang F-16 di lanud setempat hanya memiliki 13 penerbang. Dan selama setahun TNI AU hanya berhasil mencetak seorang penerbang F-16 tersebut.
Selain ada penambahan penerbang baru untuk pesawat tempur F-16, rencananya pertengahan Maret mendatang, TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan juga akan mendapat kekuatan baru dengan kedatangan lima unit pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat.
Lima unit pesawat tempur F-16 yang akan datang tersebut merupakan bagian dari program "Peace Bima Sena II" dalam kontrak FMS LOA ID-D-SAL yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat dengan total pesawat tempur F-16 yang diberikan mencapai 30 unit.
Dengan kedatangan lima unit pesawat tempur F-16 tersebut nantinya akan semakin menambah kekuatan militer Indonesia khususnya alutsista TNI AU dalam melindungi dan mempertahankan NKRI.
Read more

Pulang dari Hongkong, TKW asal Madiun Dipasung karena Sakit Jiwa



info mediaMadiun - Berniat mencari nafkah ke Hongkong, Nur Siyam (45), TKW asal Desa Mruwak Kecamatan Dagangan Madiun, malah berubah mengalami gangguan jiwa.

Ibu satu anak ini sering mengamuk dan berulang kali akan membunuh warga. Bahkan Sokimah (65), ibu kandungnya sendiri akan dicekik saat berada di dekatnya.

"Saya ya langsung kabur, lha anak saya mau mencekik saya," kata Sokimah kepada detikcom di rumahnya, Kamis (23/2/2017).

Menurut Sokimah, anaknya berubah berubah mengalami gangguan jiwa saat bekerja di Hongkong sekitar 7 tahun lalu. Tidak tahu pasti apa yang menyebabkan Nur Siyam mengalami gangguan jiwa.

Bahkan saat di Hongkong, sang majikan sudah membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun karena tak kunjung sembuh, akhirnya Nur Siyam dipulangkan ke Indonesia.

Tiba di Indonesia, kondisi kejiwaan Nur Siyam bertambah parah. Jika mengamuk, semua warga ketakutan. Pasalnya, Nur Siyam juga tidak segan-segan memukul orang, melempari kaca rumah hingga akan membacok warga.

Akhirnya, Nur Siyam dipasung dengan cara dirantai kedua kakinya. Sejak saat itu Nur Siyam seperti orang terpenjara di dalam dapur rumahnya yang pengap. Setiap bulan sekali tim kesehatan dari Puskesmas Dagangan datang untuk mengobati.

"Tiap bulan kita suntik karena kalau hanya diminumi obat saja kita nggak bisa mengontrol kesehatannya," kata Dr Anies Djaka, dokter yang merawat Nur Siyam.

Jika memungkinkan, wanita anak ke empat dari lima bersaudara pasangan Sumiran dan Sokimah ini, akan dibawa ke Kota Kediri untuk direhabilitas
Read more

Polisi Gerebek Tambang Galian C Karena Tak Ada Ijin


info media
PONOROGO - Diduga melebihi lokasi yang diijinkan, tambang galian C yang berada di Dukuh Jati Desa Ngrogung Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo, digrebek oleh Polres Ponorogo, Selasa (21/2/2017). Pantauan di lokasi, tambang sudah dipasangi police line.

Pun tujuh truk yang digunakan untuk mengangkut galian C telah diangkut ke Mapolres Ponorogo, Kamis (22/2/2017). Ketujuh truk tersebut yakni dengan nopol AE 9426 KA, AE 8940 fk, H 1889 EN,  R 1751 CP, AD 1309 WE, AE 8483 FB dan AE 9315 US

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan, membenarkan pengrebekan tersebut. Dia mengatakan tambang yang digerebek berada 100 meter sebelah Utara milik Heru Agus Setyo Herlambang.

"Yang ada ijinnya sebelah Selatannya. Kalau yang kami grebek jelas tidak ada ijin," kata Rudy kepada wartawan, Kamis (22/2/2017).

Selain truk, lanjut Rudy, pihaknya juga menyita 1 Excavator merk Hitachi PC 210, 1 bendel karcis pembayaran pajak mineral bukan logam dan batuan, uang tunai sebesar Rp. 14.790.000,- , 1 buah buku catatan pembelian trass, satu bendel copy IUP operasi produksi yang dikeluarkan kantor perijinan terpadu Ponorogo.
Read more

Kisah Brigadir Muhaji temukan warga hilang berkat facebook


info mediaTidak dipungkiri, beberapa bulan terakhir laman media sosial dibanjiri informasi bohong, ujaran kebencian dan fitnah. Namun media sosial tetap ada manfaatnya. Setidaknya ini dirasakan anggota Polsek Tasikmadu Karanganyar, Brigadir Muhaji Lartawan.
Kegemarannya berselancar di facebook, ternyata membawa manfaat bagi Brigadir Muhaji. Secara tak sengaja, pria yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu ini mendapatkan informasi tentang keberadaan salah satu warga yang hilang tiga bulan lalu.
"Hari Kamis (16/2) lalu saya buka grup facebook Info Warga Karanganyar. Saya melihat postingan dari sebuah akun yang melaporkan adanya penemuan seseorang yang tersesat di wilayah Sambit, Ponorogo. Ternyata saya kenal," ujar Muhaji, Rabu (23/2) malam.
Setelah tahu orang yang ditemukan tersebut adalah warga binaannya, pun segera mengecek keberadaannya. Benar saja, perempuan yang ditemukan itu merupakan warga binaannya bernama Sakiyem (70), warga Derman, Karangmojo, Tasikmadu yang hilang 3 bulan lalu.
"Saya langsung teringat salah satu warga binaan saya di Dukuh Derman, Desa Karangmojo, yang 3 bulan lalu melaporkan kehilangan salah satu keluarganya. Bu Sakiyem hilang ketika menonton Sekaten di Solo. Sayangnya yang bersangkutan sudah lansia dan pikun," katanya.
Usai memastikan keberadaan Sakiyem, Brigadir Muhaji mendatangi warga yang dulu melaporkan kehilangan keluarganya. Dia lantas menunjukkan foto di facebook tersebut kepada Samto, salah satu keluarga Sakiyem. Ternyata benar, wajah di foto facebook tersebut adalah Sakiyem, keluarga Samto yang hilang.
"Saya kemudian menghubungi Polsek Sambit untuk berkoordinasi menjemput Sakiyem hari itu juga. Dan akhirnya keluarga itu bisa berkumpul kembali setelah 3 bulan hilang," ucapnya.
"Secara khusus, saya berterima kasih kepada grup Facebook Info Warga Karanganyar. Berkat postingan salah satu membernya, bisa membantu masyarakat. Karena ibu Sakiyem sudah lansia dan pikun. Saya imbau keluarga lebih waspada menjaganya, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," kata Brigadir Muhaji.
Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak mengapresiasi dan bangga atas kinerja anak buahnya itu. Dia juga mengimbau agar media sosial bisa digunakan sebagaimana mestinya, serta memberikan manfaat.
"Semoga menjadi ladang pahala baginya. Penggunaan media sosial yang baik, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, namun begitu juga sebaliknya, jadi bijaklah dalam bermedia sosial," tutup Kapolres.
Read more

Amankan Transaksi Online, Kominfo Ingin Pakai Sertifikat Digital


info media
Jakarta -  Saat ditemui di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengklarifikasi, seseorang boleh memiliki lebih dari satu akun media sosial, tapi akun-akun tersebut sebaiknya memiliki data yang sama.

Semuel menyebutkan, pemerintah sedang berusaha untuk merapikan data agar tidak ada multiplikasi. Dia mengatakan, pelaku OTT seperti Facebook dan Twitter pun berusaha untuk memastikan agar penggunanya memberikan data yang benar. Karena, bagi mereka, akun dengan data palsu tidak memiliki nilai. Pada tahun 2006, pengguna internet di Indonesia hanya mencapai 42 juta. Tahun lalu, jumlah tersebut meningkat lebih dari 3 kali lipat menjadi 132 juta orang.

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia membuat pemerintah merasa perlu untuk menciptakan metode bertransaksi dan berkomunikasi yang aman serta cara melakukan autentikasi identitas seseorang. 

Untuk itulah, pemerintah membuat sistem Public Key Infrastructure (PKI). Tujuan dari PKI adalah untuk memfasilitasi transfer elektronik yang aman, seperti saat seseorang melakukan transaksi e-commerce, internet banking atau mengirim email yang bersifat rahasia. Ia diperlukan ketika password dianggap tidak cukup untuk mengautentikasi identitas seseorangSalah satu hasil dari PKI adalah Certificate Authority (CA), yaitu badan yang mengeluarkan sertifikat digital. Semuel menjelaskan, tidak semua orang wajib untuk memiliki sertifikat digital, tapi, ia memiliki manfaat yang banyak.

"Sertifikat digital itu opsional, tidak semua warga harus punya," ujar Semuel. "Tapi kalau dapat ini, keuntungannya ada di kamu. Kalau punya ini, kamu akan lebih aman."

Untuk mendapatkan sertifikat digital ini, seseorang harus mendaftarkan diri pada CA. Pendaftaran dilakukan secara tatap muka untuk memastikan keaslian identitas. Salah satu badan yang telah menjadi CA adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Tahun lalu, pemerintah telah melakukan uji coba penggunaan 12 ribu sertifikat digital. Tahun ini, Semuel mengaku, mereka berencana untuk memperluas penggunaa sertifikat. Sementara untuk penggunaan publik, dia memperkirakan, sertifikat digital ini baru akan digunakan oleh masyarakat luas tahun depan. 
Read more

Cina Selesaikan Bangunan Penyimpan Rudal di Laut Cina Selatan


info mediaWASHINGTON -- Cina hampir menyelesaikan sejumlah bangunan di pulau buatannya di Laut Cina Selatan, yang tampak mampu menyimpan peluru kendali darat-ke-udara jarak jauh, kata dua pejabat AS kepada Reuters. Perkembangan itu diperkirakan memicu pertanyaan terkait cara AS menanggapinya.
Cina mengklaim hampir seluruh wilayah Laut Cina Selatan, yang menjadi jalur sepertiga perjalanan laut di dunia. Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki pengakuan tumpang tindih atas laut itu. Pemerintahan Trump menyebut pembangunan pulau Cina di wilayah itu tidak sah.
Pembangunan sejumlah bangunan beton dengan atap di karang Subi, Mischief dan Fiery Cross, bagian dari Kepulauan Spratly, dapat dianggap sebagai peningkatan kemiliteran, kata pejabat AS tanpa menyebutkan namanya. "Itu tidak tampak seperti Cina sekadar membangun di Laut Cina Selatan, struktur-struktur itu mirip sesuatu yang dapat menyimpan SAM, jadi kesimpulan logisnya adalah itu yang mereka lakukan," kata pejabat intelijen AS.
Pejabat lain mengatakan bangunan itu tampak sepanjang 20 meter dan setinggi 10 meter. Juru bicara Pentagon mengatakan Amerika Serikat masih berpegang teguh kepada non-militerisasi Laut Cina Selatan dan mendesak seluruh negara yang mengklaim wilayah itu untuk bertindak sesuai dengan hukum internasional.
Kedutaan besar Cina di Washington belum mengeluarkan komentar terkait hal ini. Dalam pertemuan konfirmasi Senat bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson memicu kemarahan Cina saat dia mengatakan Beijing sebaiknya dilarang mengakses pulau-pulau yang mereka bangun di Laut Cina Selatan.
Pakar Laut Cina Selatan dari Pusat Studi Strategi dan Internasional di Washington, Greg Poling mengatakan dalam sebuah laporan Desember Cina tampak telah menempatkan sejumlah persenjataan, termasuk sistem antipesawat dan antimisil, di tujuh pulau buatan mereka di Laut Cina Selatan.
Pejabat mengatakan struktur yang baru itu diperkirakan menyimpan misil darat-ke-udara yang akan memperluas pertahanan udara China atas kepulauan itu, tanpa memberikan penjelasan lebih. "Itu benar meningkatkan ketegangan, China semakin baik dalam peningkatan kemampuan mereka," kata Poling.
Pada Selasa, Filipina mengatakan negara Asia Tenggara memandang penempatan senjata Cina di lokasi itu sangat mengkhawatirkan dan mendesak diadakannya pertemuan untuk menghentikan perkembangan terbaru. Kantor intelijen AS mengatakan struktur itu tidak memberikan ancaman militer yang signifikan terhadap pasukan AS di wilayah itu.
Pembangunannya tampak lebih sebagai uji coba politik bagaimana pemerintahan Trump akan menanggapinya. "Tanggapan logisnya juga harus politik dan sesuatu yang tidak mengarah kepada peningkatan militer di wilayah strategis," kata pejabat itu.
Read more

Longsor Terjang Magetan, Satu Rumah Rusak


info media
MAGETAN - Lagi, longsor menimpa wilayah Kabupaten Magetan, yakni di Desa Gonngang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan.

Beruntung longsor kali ini tidak memakan korban jiwa. Hanya saja satu rumah harus hancur terkena longsor. Rumah tersebut milik Edi Prayitno (40), di Dusun Kopen, RT 10/2, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol.

Longsor berawal dari hujan yang intesitasnya lebat. Akibatnya, tanah tebing yang berada di samping rumah Edi retak. "Lama-lama akhirnya ambrol saat tengah malam," kata Kasie Kedaruratan dan Logistik, BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra, Rabu (22/2/2017).

Fery menjelakskan, tebing yang longsor berukuran lebar 7 meter dan tinggi 15 meter. Material longsor itu menimpa tembok bagian tengah rumah Edi.

Fery mengatakan, memang tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun kerugian yang ditanggung sekitar Rp 10 juta. Itu karena ruang tengah rumah sudah hancur.

"BPBD bersama koramil dan Polsek sudah turun membantu pembersihan. Pun sementara penghuni masih tinggal di rumah tersebut," pungkasnya
Read more

Rabu, 22 Februari 2017

Heboh..!!! Ada VIdeo Dan Foto Porno Di HP Pelajar Di Madiun Yang Terkena Razia Satpol PP


info media
MADIUN - Sebanyak 12 pelajar SMA ditangkap Tim Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun, Selasa (21/2/2017). Mereka dibawa ke kantor Satpol PP karena kedapatan nongkrong di warung saat jam pelajaran.

"Ada 12 siswa yang kami tangkap. Tujuh pelajar SMKN 1 Wonoasri dan lima pelajar SMKN 1 Mejayan. Mereka ditangkap dalam operasi kasih sayang yang kami gelar mulai hari ini," ujar Plt.Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Setiyono, Selasa ( 21/2/2017).
Dikatakannya, sasaran operasi kasih sayang adalah anak sekolah yang bolos dan nongkrong di cafe dan warung pada jam pelajaran.
Setiyono mengatakan, saat ditangkap, 12 pelajar masih mengenakan atribut dan seragam sekolah.
"Saat ditangkap para siswa berdalih baru saja pulang mengikuti ujian praktek," katanya.
Meski demikian, kata Setiyono, 12 pelajar itu tetap dibawa ke Kantor Satpol PP. Di kantor Satpol PP Kabupaten Madiun, 12 pelajar itu diminta membuat surat pernyataan tidak akan membolos lagi.
Setiyono menambahkan, anggotanya juga memeriksa 12 telepon seluler (ponsel) milik para pelajar. Setelah diperiksa, ada seorang pelajar yang menyimpa video dan foto porno di ponselnya.
Ponsel itu, lanjut Setiyono, kemudian diserahkan kepada guru sekolah yang bersangkutan.
"Ponsel berisi foto dan video porno itu kami serahkan kepada gurunya untuk dilakukan pembinaan," imbuhnya.
Read more

Cabai Impor Dari China Sudah Masuk Pasar Trenggalek dan Tulungagung


info mediaTrenggalek - Komoditas cabai impor yang diduga berasal dari China dan India mulai masuk di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Trenggalek maupun Tulungagung. Kehadiran cabai impor tersebut muncul saat harga cabai lokal melonjak tajam. 

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Basah Trenggalek, Siti, mengatakan komoditas cabai impor telah masuk ke pasar tradisional sejak lima bulan terakhir. Seluruh cabai tersebut berbentuk kering. 

"Kalau di Trenggalek ini barangnya ambil dari Pasar Ngemplak Tulungagung, sedangkan harga di tingkat pengecer bermacam-macam mulai Rp60 ribu hingga Rp80 ribu/kilogram," ujar Siti, Rabu (22/2/2017)

Menurutnya, meskipun dijual lebih murah dibanding cabai lokal, cabai impor tidak terlalu diminati oleh konsumen rumah tangga. Pembeli cabai impor rata-rata adalah pegusaha warung maupun rumah makan. 

"Untuk ibu-ibu rumah tangga kurang sedang dengan cabai ini (impor) karena rasanya masih lebih enak cabai lokal, sedangkan untuk impor tidak terlalu pedas dan ada rasa manisnya," imbuhnya. 

Pedagang lain, Eko Wahyudi mengatakan, saat ini harga cabai lokal masih relatif tinggi. Cabai rawit merah dijual Rp 130 ribu/kilogram, cabai merah besar Rp 50 ribu/kilogram dan cabai keriting Rp 50 ribu /kilogram. 

"Untuk harga cabai besar relatif stabil, tapi kalau cabai rawit setiap hari terus berubah dan tidak bisa dipastikan," katanya

Sementara itu di wilayah Tulungagung, keberadaan cabai kering impor telah ada sejak beberapa bulan yang lalu. Jumlah paling banyak berada di Pasar Ngemplak, Tulungagung.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, mengatakan, cabai impor tersebut rata-rata didatangkan dari wilayah Jakarta maupun Surabaya. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Tulungagung, Trenggalek maupun Ponorogo. 

"Tulungagung ini menjadi salah satu pemasok kebutuhan sehari-hari untuk sejumlah wilayah di pesisir selatan Jawa Timur. Nah terkait cabai impor itu kami belum tahu apakah dari china, India atau negara lain. Yang jelas pedang Tulungangung ambilnya dari Jakarta dan Surabaya," terang Sudarmaji 

Menurutnya, keberadaan cabai impor tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat penjualan maupun harga cabai lokal di pasaran. Namun cabai kering itu justru membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan di masing-masing rumah tangga.

"Cabai impor ini muncul karena pasokan di tingkat petani kondisinya sedang sedikit, akibat gagal panen. Nanti ketika pasokan dari petani lokal normal, cabai impor itu akan hilang dengan sendirinya," tutur Sudarmaji.
Read more

Jalan Utama Ponorogo - Trenggalek Ambles, Lalu Lintas Buka-Tutup



info media
PONOROGO - TRENGGALEK - Sistem buka tutup arus lalu lintas kembali dilakukan di Jalur Utama Trenggalek–Ponorogo, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu. Kali ini penyebabnya bukan longsor, tetapi amblesnya jalan di kilometer (Km) 18 yang semakin parah dan sedang dalam perbaikan. Akibatnya, banyak tumpukan material bangunan yang menganggu pengguna jalan.
Kapolsek Tugu Iptu Bambang Purwanto menyatakan, amblesnya jalan di Km 18 yang semakin dalam sangat membahayakan pengguna jalan. Karena itu, pihaknya berkoordinasi terkait pemasangan papan imbauan dan pemberian markah jalan lainnya agar pengguna jalan lebih waspada.
”Pemasangan markah jalan seperti water barrier kami lakukan dari bawah (Km 16) agar pengguna berhati-hati dengan kondisi jalan,” kata Bambang.
Dia melanjutkan, polisi terus mengawasi keadaan jalan. Sistem buka tutup arus akan dilakukan apabila diperlukan untuk memecah kemacetan. Mengingat, kondisi jalan nasional tersebut selalu ramai. Terutama saat sore dan malam.
”Pada waktu tersebut banyak kendaraan berat antarkota yang melintas sehingga kemungkinan terjadinya penumpukan arus perlu diwaspadai,” ujar Bambang.
Sementara itu, Mudiono, pengguna jalan, merasa sangat terganggu dengan amblesnya badan jalan dan buka tutup jalur. Dia berharap kerusakan jalan segera diperbaiki agar bisa berfungsi seperti sedia kala.
”Saya sangat terganggu. Karena dengan kerusakan jalan dan buka tutup jalur ini, dibutuhkan waktu lebih lama untuk melaluinya,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah II Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Sodeli mengakui bahwa bahu jalan ruas Km 16–Km 18 ambles. Penyebabnya, tidak ada saluran air yang memadai sehingga air meluber ke bahu jalan. Sekarang pihaknya mulai membuat saluran serta menambal jalan di beberapa lokasi yang ambles.
”Kendala yang kami hadapi adalah masih seringnya hujan yang membuat pengerjaan berhenti. Karena itu, kami harap masyarakat bersabar
Read more

Banjir Terjang Siman Ponorogo, Jembatan Penghubung Dua Desa Rusak



info media
PONOROGO - Banjir yang menerjang Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (21/2/2017) malam, mengakibatkan Jembatan Jongglang penghubung Desa Tranjang dengan Desa Pijeran rusak.

"Rusaknya Jembatan Jongglang membuat akses jalan dari Desa Tranjang ke Desa Pijeran tertutup. Warga harus mencari jalan alternatif lain bila ingin menuju desa itu," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, Rabu (22/2/2017) pagi.
Menurut Budi, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi semalam menyebabkan banjir dan rusaknya jembatan di Desa Tranjang. Jembatan itu rusak karena tergerus banjir.
"Selain itu, ada serumpun bambu ambruk dan menimpa tiang penyangga jembatan tersebut," kata Budi.
Tak hanya merusak jembatan, air banjir juga masuk ke rumah warga dengan ketinggian 40 sentimeter. Namun, belum ada laporan mengenai kerusakan yang menimpa rumah warga akibat bencana banjir itu.


Budi menambahkan, hujan lebat yang melanda Kota Ponorogo menjadikan air sungai meluap di beberapa lokasi.
Menurut pantauan Kompas.com di lokasi, air sungai meluap di Jalan Ahmad Yani, Desa Surodukraman, Desa Kepatihan, dan Desa Purbosuman dengan ketinggian 20-30 sentimeter.
Read more

Curi Kotak Amal dan Bobol Warung, 4 Pelajar SMP Di Ponorogo Ditangkap


info media
PONOROGO - Aparat Polsek Slahung-Ponorogo menangkap empat pelajar salah satu SMP swasta Ponorogo yang terlibat dalam kasus pencurian kotak amal, pembobolan sejumlah warung kopi dan kantin sekolah.
"Dua tersangka yang masih duduk dikelas dua SMP berinisial GA dan YE ditangkap massa setelah membobol salah satu warung di perbatasan Slahung-Gemaharjo. Sedangkan dua tersangka lainnya, DA dan AG ditangkap di rumahnya, Selasa (21/2/2017) dini hari. Tak hanya itu. polisi juga menangkap IN, warga Desa Pelem yang ikut bersama-sama mencuri," jelas Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Selasa ( 21/2/2017) pagi.
Menurut Sudarmanto, keempat tersangka dituduh mencuri kotak amal masjid, warung pentol corah dan membobol tiga warung kopi dan kantin SMP.
Sudarmanto mengatakan penangkapan kelima tersangka bermula saat para tersangka mengambil barang milik sebuah warung diperbatasan Gemaharjo Slahung.
"Mereka mengambil dua jerigen bensin, makanan ringan snack, Popmi dan tas kanebo," kata Sudarmanto.
Lanjut dia, dua tersangka GA dan YE ditangkap warga saat mencuri di warung. Keduanya lalu diserahkan ke Polsek Slahung.
"Saat ditanya polisi, keduanya mengaku mencuri di beberapa lokasi. Tak lama kemudian, tiga tersangka lain ditangkap di kediamannya masing-masing di Desa Bungkal, Pelem dan Pager, Kecamatan Slahung," kata Sudarmanto.
Dari tangan tersangka, polisi menyita dua kaleng rokok Surya, satu buah kotak amal masjid Bancar dan grendel bekas kunci yang dirusak.
Selain itu, polisi masih mengembangkan pemeriksaan tersangka terkait lokasi lain yang dicuri lima tersangka itu.
Read more

Selasa, 21 Februari 2017

Imigrasi Tolak Pengajuan Paspor calon TKI


info mediaJakarta - Kepala Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Agung Sampurno, mengatakan pihaknya telah menolak puluhan pengajuan pembuatan paspor Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak ke luar Indonesia. Hal tersebut ditengarai karena pengajuan memuat beberapa masalah prosedural.

Masalah tersebut antara lain pemohon tak dapat melengkapi dokumen administrasi, pemohon menggunakan data paspor lama sementara Biometric Matching System (BMS) merekam ada paspor yang lebih baru, data diri di paspor lama dan baru berbeda, ditemukannya duplikasi paspor, pemohon memberi data fiktif.

"Mereka diduga akan bekerja di luar negeri secara non-prosedural dan tidak mampu menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan ke negara lain dengan jelas," terang Agung melalui pesan singkat, Senin (20/2/2017) malam.

Dari data yang diberikan Agung, Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan Madura menolak 25 pengajuan penerbitan paspor, Kantor Imigrasi Kelas II Karawang menolak 10 pengajuan, Kantor Imigrasi Kelas II Jember menolak 50 pengajuan dan Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya menolak dua pengajuan dan Kantor Imigrasi Kelas II Tangerang membatalkan dua pengajuan penerbitan paspor.

"(Periode data) Dalam kurun periode Januari sampai Februari 2017," ucap dia.

Agung menjelaskan keputusan pembatalan penerbitan paspor merupakan upaya pencegahan tindak pidana penyelundupan dan perdagangan manusia, yang biasa dilakukan calo Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Agung berharap hal ini dapat melemahkan jaringan perdagangan dan penyelundupan orang.

"Gencarnya operasi pengawasan dan penindakan keimigrasian tersebut, diharapkan dapat mengurangi dan melemahkan jaringan penyelundupan dan perdagangan manusia dengan modus menjadi TKI," ungkap Agung.
Read more