Warga Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro dihebohkan dengan munculnya semburan air bercampur lumpur yang berbau belerang di area persawahan warga. Sebelum terjadinya semburan, warga sekitar mengaku sempat mendengar letusan dan retakan dari dalam tanah.
Sejak
tiga hari terakhir, warga Desa Jari Kecamatan Gondang Bojonegoro,
dihebohkan dengan munculnya semburan lumpur berbau belerang di area
pertanian warga. Sebelum kejadian tersebut terjadi, sejak akhir tahun
2015 lalu hingga kini, seringkali terjadi gempa yang berskala kecil.
Namun
sebelum munculnya semburan lumpur, warga sempat mendengar retakan di
dalam tanah. Hingga malam harinya, warga mendengar suara ledakan keras
di lokasi kejadian.
Keesokan harinya, wargapun
penasaran dan menemukan semburan air bercampur lumpur berbau belerang
muncul dari dalam tanah setinggi dua sampai tiga meter. Namun lama
kelamaan, tinggi semburan lumpur mulai menurun.
Namun,
beberapa sumber air yang sama sebanyak empat titik, kembali muncul dan
menghebohkan warga kembali. Sementara sumber lumpur yang pertama kini
kian lebar, hingga membuat kubangan lumpur berdiameter hingga 2 meter.
Menurut
Darim, pemilik lahan mengatakan, dua tahun sebelum terjadinya kejadian
ini, pernah dilakukan pengecekan gas di lahan tersebut oleh orang tak
dikenal. Namun orang tersebut hanya mengambil sampel.
Setelah
diambil sampel, tiba - tiba dari hasil pengeboran keluar air bersuhu
dingin dan sempat menjadi sumber air bagi para petani sekitar.
Namun kini keluarnya air panas tersebut, kini malah merusak lahan pertanian warga sekitar.
