Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2017

Puspen TNI Bertindak Atas Ancaman Iwan Bopeng


info mediaPusat Penerangan (Puspen) TNI menyikapi ancaman Iwan Bopeng terhadap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Sang fenomenal iwan sdg diproses videonya yg ternyata tdk dilakukan hanya di satu TPS saja,” kata Puspen TNI di akun Twitter @Puspen_TNI.

Puspen TNI ini memberikan pernyatan itu dengan mengutip berita dari gosumbar.com berjudul “Polisi Proses Video “Iwan Bopeng Kotak-kotak” Sesumbar Potong Tentara”. Beberapa netizen ikut memberikan komentar mendukung langkah TNI dalam menyikapi ancaman pendukung Ahok-Djarot ini terhadap anggota TNI.

DivHumas Anti Cebong‏@NegeriDagelanz: @jaydhi39 iyah makanya kita kudu titip ke @Puspen_TNI spya ga terulang, dan bikin kapok ntu ahoker iwan bopeng #BaniTaplak

save NKRI #MCA‏@mujahid1500h: @Puspen_TNI baravo utk baju hijau TNI

PENGEMBANG DP 0 %‏@Adot1998: @Supadi_26 @Puspen_TNI dijadikan samsak aja tuh selama sebulan setiap apel satu batalyon tabok satu kali biar kapok tuh

Tukang RT @Tukang_eRTe: @Puspen_TNI jangan kasi kendor pak. Biar ada efek jera & ke depannya orang2 spt iwan bisa dan lebih menghormati tentara. #RakyatBersamaTNI. 
Read more

TNI Tambah Pilot F-16 Yang Akan Bertugas Di Lanud Iswahjudi Magetan


info media TNI AU menambah satu penerbang pesawat tempur F-16 yang memperkuat pertahanan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Adalah Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso yang dinyatakan lulus dan siap menjadi pilot pesawat tempur F-16 dan akan betugas di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, Jawa Timur untuk
"Yang bersangkutan telah lulus Konversi ke-8 di Lanud Iswahjudi Magetan selama setahun. Diharapkan dengan bergabungan Lettu Pnb Dio Prakoso semakin memperkuat pertahanan udara di tubuh TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan," ujar Komandan Lanud Iswahjudi Magetan Marsekal Pertama TNI Andyawan MP kepada wartawan, Kamis (23/2/2017).
Penerbang baru F-16 Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso telah lulus menjalani pendidikan transisi (konversi) dari penerbang pesawat latih Charlie dan tempur T-50 Golden Eagle selama satu tahun.
Sesuai data yang ada, Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso sebelumnya telah memiliki 127 jam terbang menjadi pilot di pesawat latih Charlie. Selain itu, ia juga telah memiliki 240 jam terbang menjadi pilot pesawat tempur T-50 Golden Eagle dan 130 jam terbang dengan pesawat tempur F-16.
Dengan bertambahnya satu penerbang tersebut, kini Skadron Udara 3 TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan telah memiliki 14 penerbang pesawat tempur F-16.
Sebelumnya, penerbang F-16 di lanud setempat hanya memiliki 13 penerbang. Dan selama setahun TNI AU hanya berhasil mencetak seorang penerbang F-16 tersebut.
Selain ada penambahan penerbang baru untuk pesawat tempur F-16, rencananya pertengahan Maret mendatang, TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan juga akan mendapat kekuatan baru dengan kedatangan lima unit pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat.
Lima unit pesawat tempur F-16 yang akan datang tersebut merupakan bagian dari program "Peace Bima Sena II" dalam kontrak FMS LOA ID-D-SAL yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat dengan total pesawat tempur F-16 yang diberikan mencapai 30 unit.
Dengan kedatangan lima unit pesawat tempur F-16 tersebut nantinya akan semakin menambah kekuatan militer Indonesia khususnya alutsista TNI AU dalam melindungi dan mempertahankan NKRI.
Read more

Jumat, 05 Agustus 2016

Pasukan Elite TNI AL Siap Bebaskan Sandera Abu Sayyaf, KSAL : Tunggu Intruksi Dari Panglima



info mediaKapal perang dan pasukan elite Detasemen Jalamengkara (Denjaka) Marinir TNI Angkatan Laut (AL) telah disiapkan untuk membebaskan sandera kelompok Abu Sayyaf, hanya tinggal menunggu instruksi Panglima TNI. Selain itu, pasukan TNI AL siap melakukan pengawalan rute perdagangan ke Filipina .

Pembebasan sandera kelompok Abu Sayyaf hanya tinggal menunggu instruksi Panglima TNI. Hal itu dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana (KSAL) TNI Ade Supandi saat mengikuti outbond bersama di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil)  Pangkalan Udara TNI AL  di Juanda .
 
TNI AL, menurut KSAL, sudah siap untuk membebaskan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Penentuan itu akan mengacu pada Standard Operasional (SOP) kini tinggal menunggu komando dari Panglima TNI .
 
Selain sudah menyiapkan pasukan elite, TNI AL siap turun untuk membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Pasukan elite Angkatan Laut Detasemen Jalamengkara (Denjaka) dan kapal perang Indonesia, sudah siaga siap diperintahkan sewaktu-waktu.
 
Pasukan TNI AL juga siap melakukan pengawalan rute perdagangan ke Filipina agar peristiwa penyanderaan terhadap kapal Indonesia yang membawa angkutan batu bara dan lainnya saat melewati jalur rute ke Filipina aman. 

Pemerintah Indonesia masih menghomati undang -undang dari negara Filipina yang tidak memperbolehkan pasukan atau tentara lain memasuki wilayah negara Filipina. Hal itu dikarenakan adanya SOP ketahanan militer Filipina.
 
Seperti diketahui,  kapal yang mengangkut batu bara, disandera kelompok pemberontak Abu Sayyaf pada awal Juli 2016 lalu. Pemberontak meminta uang tebusan Rp 69 miliar untuk membebaskan 10 WNI yang disandera.
Read more